Rehabilitasi Medik Terbaru Menggunakan Teknologi Paling Mutakhir dari Manuthera

rehab medik dengan manuthera

Rehabilitasi medik #manuthera #laminapain

Rehabilitasi medik menjadi kata kunci penting dalam perjalanan penderita menanggulangi kerasa nyeri. Baik yang mengalami nyeri dalam derajat sangat ringan hingga cukup menempuh pengobatan obat dan fisioterapi. Ataupun mereka yang telah menempuh aksi kedokteran, invasif atau non-invasif. Tujuan utamanya merupakan untuk mengembalikan keahlian gerak dan fungsi tubuh usai aksi dan pengobatan.

Bagian Terpenting Rehabilitasi Medik

Salah satu bagian yang penting dari rehabilitasi medik merupakan pengobatan manual. Dalam hal ini pengobatan manual seperti juga yang tersebut dalam “the Orthopaedic Manual Physical Therapy Description of Advanced Specialty Practice’. Diartikan sebagai pendekatan klinis yang memanfaatkan teknik-teknik tertentu, walaupun tak hanya terbatas pada manipulasi/mobilisasi yang dipakai dokter rehabilitasi medik. Untuk membantu mendiagnosis dan mengasuh struktur jaringan lunak dan sendi.

Pengobatan manual secara umum bermanfaat untuk, meredakan nyeri, tingkatkan rentang ataupun luasan pergerakan, kurangi peradangan jaringan lunak. Memperbaiki relaksasi, memfasilitasi gerakan dan tingkatkan fungsi organ.

Jenis Rehabilitasi Medik

Ada beberapa bentuk pengobatan manual. semisal manipulasi sendi, mobilisasi sendi, manipulasi tulang belakang, mobilisasi tulang belakang, pemijatan dan fisioterapi. Khusus untuk kasus-kasus tulang belakang seperti yang banyak ditangani di Klinik Lamina Pain and Spine Center. Rehabilitasi medik untuk menanggulangi nyeri ini dikira sangat penting bagi kesehatan penderita.

Saat ini Dr. Ibrahim Agung, SpKFR yang menanggulangi permasalahan ini mulai berpraktek setiap hari di Klinik Lamina Mampang, setiap hari Sabtu jam 10. 00 sampai dengan 12.00 Wib. Untuk mendapatkan layanan rehabilitasi medik ini, penderita harus memiliki dasar berbentuk hasil pengecekan dan penilaian dokter atas keluhannya.

Dokter rehabilitasi medik setelah itu akan membuat dan mengevaluasi program pengobatan yang dibutuhkan. Program yang diartikan bisa jadi mencakup traksi tulang belakang dan panggul, pemijatan, pengobatan kompres panas dan dingin dan stimulasi otot dengan listrik dan latihan peregangan.

Layanan Rehabilitasi Medik Yang Menarik

Dari layanan rehabilitasi medik merupakan adanya produk Manuthera Lojer 242, yang baru ada pertama kali di Indonesia di 2 Klinik Lamina ialah di Klinik Lamina Mampang dan Klinik Lamina di rumah sakit Meilia, Cibubur. Dalam pertemuan para ahli fisioterapi, tulang belakang dan sendi di rumah sakit Melia, Cibubur beberapa waktu lalu, dokter.

Hakim Hassan, ahli ortopedik dan osteopat dari Klinik Ostheopati Finlandia, mengatakan ia percaya bahwa di dunia tak akan ada teknologi yang lebih mutahir dari perlengkapan pengobatan karyanya dan beberapa rekananannya ini. Menurut dokter yang saat ini berdomisili di Muscat, Oman itu secara umum Manuthera bisa dipakai untuk pengobatan manual beberapa permasalahan tulang belakang dan disfungsi sendi. “Otot punggung bawah kerap membawa permasalahan karena kurang bergerak, peregangan dan diajak beraktifitas. sementara itu otot ini sudah semestinya digerakkan secara teratur setiap hari, ” kata dokter. Hakim.

Terapi Manuthera

Manuthera meja pengobatan dengan 4 ‘sendi’ ini memiliki gerakan yang sangat ergonomis yang bisa mempermudah dan membuat penderita sekalian terapis merasa nyaman. Gerakannya sangat lembut lebih seperti gerakan tubuh manusia dan bukan robot ataupun mesin dengan 2 motor yang bisa bergerak secara sinkron berdasarkan struktur teknologi besar.

“Dengan Manuthera penderita bisa digerakkan dengan lembut sesuai dengan kebutuhan pengobatan dan posisi anatomik yang mau berhasil dilatih. Mobilisasi bisa dilakukan dengan 3 dimensi memakai traksi, fleksi, lateral fleksi dan rotasi memakai gravitasi, ” kata Dr. Ibrahim. Lebih lanjut Hakim sembari mempraktekkan penggunakan Manuthera. Teknologi Manuthera ini bisa dipakai dengan beban berat tubuh penderita sampai 250 kilogram.

Tak heran karena baja yang dipakai untuk produk Lojer ini dibuat di Finlandia. Semua komponen dibuat sendiri oleh Lojer dan hanya untuk produk Lojer yang hanya dibuat di negeri tersebut. Menempuh rehabilitasi medik untuk mencapai kesembuhan keseluruhan juga harus dibarengi dengan pergantian style hidup penderita. Mulai dari menjaga bentuk badan saat berdiri, duduk, bergerak, dan tidur. Mengenali cara ataupun metode mengangkut barang dengan benar, memiliki zona kerja yang ergonomis, menjaga berat badan sempurna serta tidak merokok. (***)

Segera konsultasikan dengan Dokter Terbaik Kami di Lamina Pain and Spine Center

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *